Rabu, 11 Juni 2014

Jumat, 07 Maret 2014

Far Away [FF-oneshot]

*sorry for bad poster*


Tittle : Far Away
Cast : B.A.P (Young Jae, Jong Up, Daehyun) – (OC) Nara, Eunji
Genre : Sad Angst
Rated : 18++
Theme Song : 2NE1 – Come Back Home (unplugged ver)
Author : Ravla

------------------------------------------------


Nara memalingkan wajahnya, tampak kebencian dan amarah. Tangan orang itu masih mencengkram erat lengan gadis itu.

“Kenapa...kenapa Nara?”

Nara memberontak dari cengkraman orang itu, ia kemudian pergi dengan diam.

“Yoo Nara!” teriakan orang itu menggaung jelas memenuhi lorong kampus yang mulai sepi. “Kau harus beritahu aku, aku harus tahu apa yang sedang terjadi dengan kalian.”

“Kau peduli atau hanya bersimpati saja? Setelah kau tahu duduk masalahnya kau akan apa? Kau mau memihaknya kan? Katakan saja jika itu maumu, ingat, jika itu terjadi aku tidak segan-segan akan menbawa adikku pergi dari sisimu.” Ancam Nara begitu serius.

Daehyun tampak terdiam, belakangan ini ia hanya sedikit terganggu dengan kelakuan Nara dan juga Eunji yang selalu terlihat semakin memburuk.

“Apa semua ini ia lakukan untuk mendapatkan Young Jae?”

Nara melirik Daehyun sinis, ia kesal kepada pemuda itu setelah insiden siang tadi.

#Flashback 1#
Eunji terlihat menunggu dan mengamati Nara dari kejauhan. Ia menggenggam sebuah belati kecil.

“Nara!” teriak Eunji dengan senyum yang sumringah dan lalu melambaikan tangan kepada gadis berambut hitam pendek itu. “Kemarilah! Aku punya sesuatu untukmu!”

Ingin Nara menjauhi gadis dengan sepatu lusuh tersebut, namun ia lebih merasa penasaran karena tidak biasanya Eunji terlihat begitu senang seperti siang ini. “Kenapa kau memanggilku? Cepat, aku tidak banyak punya waktu!”

Eunji tampak tersenyum dengan kedua tangan di lipat kebelakang. Dia hanya tersenyum-senyum kemudian menarik tangan Nara dan menyelipkan sesuatu di antara jemari itu dan kemudian pergi. Pergi dengan langkah yang riang.

“EH! Dasar Aneh!” teriak Nara.

*

Beberapa jam kemudian, Nara melangkah begitu tergesa menuju Eunji yang sedang melamun di ujung lorong, melihat langit dengan tatapan yang kosong.

Nara menarik keras bahu Eunji dan melemparkan sesuatu kepadanya. “Apa maksudnya ini?!”

Selasa, 28 Januari 2014

Back To You -2- [FF-oneshot]


Tittle : Back To You -2-
Cast :
Jung Taekwoon (Leo VIXX) – Jung Ema (OC) – Kim Ah Young (OC) – Cha Hakyeon (N VIXX) – Moonie (OC)
Genre : Angst – Romance
Rated : 15+
Theme Song : Junhyung (B2ST) - Flower
Author : Ravla Lavender

-------------------------------------------------------------


... Haruskah aku berhenti disini?

“Hei~ sedang apa kau disini? Bukankah, kau seharusnya ada di tempat praktek? Aku kira kau sudah berangkat dari kemarin lusa?” tegur Cha yang melihat Jung Ema tampak termenung di bangku kantin kampus yang sudah tutup.

“Ha? ... oh, iya... aku berangkat besok dengan teman sekamarku. Kenapa? Ada apa?” tanya Jung Ema dengan wajah bingungnya. Hal ini membuat Cha ingin bertanya sesuatu.

“Hmm~ tidak...aku hanya kebetulan lewat saja..mulai malam ini aku tidak mendiami asrama kampus lagi...aku mau pulang kerumahku. Kau bagaimana? Akan mencari tempat tinggal sementara atau bagaimana? Ku rasa tempat praktekmu cukup jauh dari sini, iya kan?”

Lelaki ini begitu ramah dan suka mengajak Jung Ema saling bertukar pikiran. Namun belakangan ini ia merasa gadis ini tidak seceria dulu lagi.

“Tidak...aku juga akan segera  berbenah...mungkin aku akan mencari tempat tinggal sementara di sana...mungkin beberapa hari lagi aku akan membereskan barang-barangku di asrama.”

“Baiklah, kalau begitu aku duluan...jika kau butuh bantuan, hubungi saja aku! Akan ku usahakan membantumu jika aku memiliki cukup waktu!”

Jung Ema hanya membalasnya dengan senyum, ia sesungguhnya merasa terbantu dengan hadirnya Cha Hakyeon disekitarnya, walaupun mereka belum lama saling mengenal.

Dengan lunglai gadis ini berjalan menuju kamar asramanya. Mulai banyak mahasiswa tingkat akhir yang satu per satu meninggalkan asrama, sebagian benar-benar pulang untuk menyusun skripsi dan sebagian lagi mengerjakan tugas di lapangan. Hanya tersisa beberapa kamar yang masih terlihat sibuk.

“Kau mau kemana?” tanya Jung Ema kepada teman sekamarnya.

Moonie begitu terlihat rapi dan ia mengemasi semua barangnya. “Tentu saja pergi ke tempat praktek! Aku menunggumu dari tadi, tapi kau tidak segera datang. Jadi aku berkemas terlebih dahulu!”

“Bukankah kesepakatan kita besok? Kenapa kau begitu terburu-buru!?”

“Kau belum tahu yah, jadwal praktek kita di majukan sehari! Jadi, kita harus berangkat sore ini kesana! Aku kan sudah memberitahukanmu lewat pesan pendek! Jangan katakan kau belum melihatnya!”

Jung Ema dengan panik meraih ponselnya, “Ponselku mati...hhh~ baiklah,...kau mau menungguku? Aku akan membawa seperlunya saja, jika ada waktu senggang aku akan kembali ke sini lagi.”

Dengan sabar Moonie menunggui sahabatnya berkemas, sampai akhirnya ia bertanya sesuatu. “Kau sudah memberi tahu Taekwoon tentang ini kan?”

“Hmm.” Hanya suara itu yang terdengar dari Jung Ema, “Sejujurnya aku bingung harus bagaimana..aku masih tidak tahu, aku yang salah atau memang dia yang seperti itu.”

Monnie tidak bisa membantu banyak kali ini seperti dua tahun yang lalu, saat itu, jelas-jelas kesalahan terjadi pada Jung Ema. “Kau sudah mengajaknya membahas hal ini?” Moonie tampak menggantungkan kalimatnya.

“Moonie-ya, apakah menurutmu Cha Hakyeon memiliki perasaan terhadapku?”

“Kenapa kau mengalihkan pembicaraanku?”

Jung Ema kemudian segera mengunci kamar dan melangkah mendahului Moonie, ia tidak menjawab pertanyaan itu dan tidak lagi menuntut jawaban dari sahabatnya.

*****

Pukul 8 malam di sebuah kedai makanan sederhana.
“Taekwoon-a~ jadi menurutmu aku harus bagaimana? Apakah aku harus menerima kembali dia? Aku tidak mau lagi merasakan sakit hati....” gerutu seseorang yang menemani Taekwoon makan malam.

Taekwoon hanya melirik orang tersebut, ia hanya mengangguk pelan.

“Kenapa kau menyuruhku kembali bersamanya...kenapaaa...?!” orang ini mulai mabuk akibat terlalu banyak meminum Soju. Kemudian orang itu menatap Taekwoon cukup lama. “Kalau aku lihat, kau tampan juga....bagaimana jika aku menolak orang itu dan memulai hubungan baru denganmu?”